Sabtu, 05 Mei 2012

Petenis China Kuasai Women's Circuit Jakarta
 Petenis China, Wang Yafan.
JAKARTA - Turnamen tenis internasional Women Circuit Jakarta 2012 akhirnya dikuasai para petenis China, setelah Wang Yafan dan Yang Zi maju ke final di lapangan tenis Mitra Kemayoran Jakarta, Sabtu (5/5/12).

Pada pertandingan semifinal pertama, Wang Yafan menundukkan petenis Korea Lee So-Ra 3-6, 7-5, 7-6 (6). Sedangkan pada semifinal kedua, Yang Zi menundukkan rekan senegaranya Zhu Lin 6-4, 6-3.

Direktur Turnamen Ferry Raturandang mengatakan, para petenis China tampak memiliki misi pembinaan yang sangat intens dengan keikutsertaannya dalam turnamen berhadiah total 10.000 dollar AS ini.

"Mereka terdiri atas kelompok-kelompok dari berbagai provinsi di China, melanglang buana dalam rangka pembinaan. Maraknya kehadiran petenis China dalam turnamen ini membuktikan bahwa negara tersebut sangat peduli dalam pembinaan dan regenerasi," ujarnya.

Dominasi petenis China pun terasa dalam turnamen bertitel RS Mitra Kemayoran Women’s Circuit ITF ini setelah ganda putri pasangan kembar Lu Jin-Xiang/Lu Jia-Jing berhasil keluar sebagai juara. Pada pertandingan final, Sabtu, mereka menundukkan pasangan asal Inggris unggulan 2 Anna Fitzpatrick/Jade Windley 6-2, 6-1.

Ferry Raturandang selaku Wakil Sekjen PP Pelti menyerahkan hadiah dalam upacara penghormatan pemenang ganda putri, usai pertandingan final tersebut.

Pertandingan final tunggal akan dimainkan Minggu pukul 09.00 di tempat yang sama. Usai turnamen ini sejumlah peserta langsung bertolak ke Tarakan, Kalimantan Timur, untuk mengikuti event sejenis dengan total hadiah 25.000 dollar AS dan akan berlangsung 7-13 April 2012.

Dalam turnamen tersebut Ayu Fani Damayanti bersama Lavinia Tananta langsung masuk babak utama, sedangkan petenis yang mendapatan wild card ke babak utama adalah Vita Taher, Athena Nathalia, Laili Rachmawati.

Jumat, 04 Mei 2012

Ayu Fani Menyerah
 
 Petenis Indonesia, Ayu Fani Damayanti, berusaha mengembalikan bola saat bertanding melawan petenis China, Zhu Lin, pada babak delapan besar turnamen tenis Womens Circuit di Pusat Tenis Kemayoran, Jakarta, Jumat (4/5/2012). Ayu kalah 5-7, 5-7.

JAKARTA- Unggulan pertama turnamen RS Mitra Kemayoran Women's Circuit, Ayu Fani Damayanti, akhirnya tersingkir di perempat-final, setelah dikalahkan petenis China, Zhu Lin, 5-7, 5-7, Jumat (4/5/2012), di Lapangan Tenis Kemayoran Jakarta.
Pertandingan yang disaksikan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng itu malah menjadi antiklimaks penampilan Ayu di turnamen berhadian total 10.000 Dollar AS itu.
"Lawan mainnya bagus banget, dan saya juga kebawa pikiran. Sebenarnya dari pertandingan pertama sampai kedua, saya merasa main nggak bangus di lapangan ini. Tetapi karena lawan jelek, makanya masih bisa menang. Tapi sebelum Zhu Lin ini saya berpikir, gimana menghadapi lawan yang terakhir ketemu pun skornya sampai 7-6. Akhirnya pikiran itu kebawa ke lapangan," ungkap Ayu yang memang bermain jauh lebih buruk dari dua penampilan sebelumnya.
Sejak set pertama Ayu sempat tertinggal 2-5, sebelum kemudian mampu menyamakan menjadi 5-5. Akan tetapi dua kehilangan dua set penentuan.
Pada set kedua, pertandingan berjalan lebih ketat hingga 5-5, tetapi Ayu kembali kehilangan konsentrasi sehingga dua set penentuan dimenangi lawannya.
Dengan kekalahan Ayu itu, tempat di semifinal diisi oleh tiga petenis China dan satu petenis Korea Selatan. Hal itu semakin menegaskan potensi para petenis China yang semakin bisa bersaing dengan petenis-petenis dari negara lain, meski peringkat dunia mereka masih jauh tertinggal.

Kamis, 03 Mei 2012

Ayu Fani Berharap Kembali Taklukkan Zhu Ai Wen
 
Petenis Ayu Fani Damayanti mengembalikan bola saat bertanding melawan petenis China, Tian Ran, pada babak pertama turnamen tenis Womens Circuit di lapangan tenis Kemayoran, Selasa (1/5/2012). Ayu Fani Damayanti menang 6-1, 6-2.
JAKARTA — Petenis nasional Ayu Fani Damayanti berharap dapat kembali menaklukkan petenis China, Zhu Ai Wen, pada babak kedua Turnamen Tenis Women Circuit ITF di lapangan tenis Mitra Kemayoran Jakarta.

"Saya berharap dan akan berupaya maksimal untuk bisa menaklukkan Zhu pada babak kedua besok (Kamis, 3 Mei 2012). Sebelumnya saya pernah mengalahkan dia pada tahun lalu," ujar Ayu di Jakarta, Rabu (2/5/2012).

Petenis berusia 24 tahun ini merupakan unggulan utama. Dia akan berusaha mempertahankan gelar di turnamen berhadiah total 10.000 dollar AS ini.

Tahun lalu Ayu berhasil menaklukkan Zhu, yang usianya enam tahun lebih muda, pada babak pertama turnamen level yang sama (10.000 dollar AS), yaitu Women Circuit Bangkok Open. Ketika itu Ayu menang 7-5, 6-1.

Pada putaran 16 peserta babak kedua tunggal putri, tinggal dua petenis Indonesia yang masih bertahan. Selain Ayu, ada Cynthia Melita yang sama-sama masuk dengan fasilitas wild card.

Cynthia, peringkat ke-1141 dunia, lolos setelah di babak pertama menundukkan Lavinia Tananta. Di babak kedua, dia akan berhadapan dengan petenis China lainnya, Yang Zi, yang berperingkat ke-693 dunia.

Sebelumnya, Cynthia pernah dikalahkan oleh Yang Zi pada babak perempat final kejuaraan Yunior Internasional Solo Open pada 2008. Waktu itu Cynthia takluk dengan skor telak 1-6, 0-6.

Dari 16 peserta di babak kedua, terdapat delapan petenis asal China. Selain itu, tantangan besar juga datang dari petenis asal Austria, Melanie Klaffner, yang berhasil meredam petenis asal Vietnam, Trang Huynh Phuong Dai, 6-2, 6-3, Rabu.

Pada babak kedua, Klaffner akan berhadapan dengan Yafan Wang (China), yang menundukkan petenis kualifikasi Deng Meng Ning (China) 6-1, 6-1.

Jadwal lengkap babak kedua
- 1-Ayu Fani Damayanti (INA) vs Zhu Ai-Wen (CHN)
- Tang Hao Chen (CHN) vs Zhu Lin (CHN)
- 4-Lu Jia-Jing (CHN) vs Anna Tyulpa (RUS)
- Yang Zi (CHN) vs Cynthia Melita (INA)
- 5-Chan Venise Wing-Yau (HKG) vs Lee So Ra (KOR)
- Q-Ya Zhou (CHN) vs 3-Kanae Hisami (JPN)
- 6-Su Jeong Jang (KOR) vs Xin Wen (CHN)
- Yafan Wang (CHN) vs 2-Melanie Klaffner (AUT)

(Keterangan: Angka di depan menunjukkan unggulan; Q: lolos kualifikasi)

Rabu, 02 Mei 2012

Baltacha Repotkan Kirilenko di Set Pertama
 
Petenis Rusia, Maria Kirilenko (kiri). 
ESTORIAL -- Petenis Rusia, Maria Kirilenko, direpotkan oleh Elena Baltacha dari Inggris sebelum lolos dari babak 32 besar ajang ATP-WTA Estoril Open, Rabu (2/5/2012) di Estoril, Portugal. Kirilenko mengalahkan Baltacha dengan skor 7-6 (8/6) dan 6-1.
Kirilenko yang menjadi juara di tahun 2008 dikejutkan dengan permainan agresif Baltacha di set pertama. Baltacha yang mengandalkan pukulan keras dan terarah berhasil memimpin dengan skor 4-1.
Namun, petenis Rusia itu bangkit secara perlahan dan mematahkan serangan demi serangan Baltacha. Setelah bermain ketat selama 75 menit, Kirilenko akhirnya mampu menyamakan  skor menjadi 6-6 dan memaksakan tie break.
Kirilenko mampu enam kali mematahkan servis Baltacha sehingga merebut set pertama dengan skor 8-6 saat tie break. Meskipun tetap ketat, set kedua berlangsung lebih mudah bagi Kirilenko. Kirilenko memenangi set kedua dengan skor 6-1 dalam waktu 27 menit

Selasa, 01 Mei 2012

Ayu Fani Melangkah ke Putaran Kedua
 Petenis putri Indonesia Ayu Fani Damayanti.
JAKARTA — Petenis andalan Indonesia sekaligus unggulan utama pada turnamen RS Mitra Kemayoran Women's Circuit, Ayu Fani Damayanti, melangkah ke putaran kedua setelah mengalahkan petenis China bukan unggulan, Ran Tian, 6-1, 6-2, Selasa (1/5/2012).
Ayu yang bermain tenang terus menekan lawannya dengan banyak mengarahkan bola ke baseline sehingga banyak bola pengembalian lawannya keluar lapangan. Ayu juga mampu mengembalikan servis-servis keras Tian dengan baik sehingga lawannya tidak bisa memanfaatkan kesempatan servis gim.
Pada set kedua, Ayu bahkan langsung unggul 5-0. Akan tetapi, konsentrasinya sempat terganggu sehingga lawannya mampu mencuri dua gim. Ayu menjadikan turnamen berkelas future itu sebagai pemanasan untuk mengikuti turnamen berkelas challenger di Tarakan, pekan depan.
"Saya sendiri bermain dengan rasa khawatir karena sakit di lutut kiri saya kerasa lagi," papar Ayu, yang karena masalah lututnya membatalkan ikut turnamen berkelas challenger di Jepang.
Sayang, langkah Ayu tidak diikuti petenis Indonesia lainnya. Voni Darlina yang masih terus bergelut memulihkan cedera di bagian tulang belakangnya dipaksa menyerah oleh petenis kualifikasi asal China, Ya Zhou.
Voni kalah 5-7, 6-7 (5) dalam pertandingan yang berlangsung cukup ketat. Akan tetapi, baik Voni maupun Zhou sama-sama banyak membuat kesalahan karena terus bermain agresif.

Senin, 30 April 2012

Nadal Raja Barcelona
 Petenis Spanyol, Rafael Nadal.
BARCELONA - Rafael Nadal memenangi gelar Barcelona Terbuka ketujuh setelah mengalakan petenis rekan senegaranya dari Spanyol David Ferrer 7-6 (7/1), 7-5 pada Minggu.
   
Kemenangan itu merupakan kemenangan ke-34 berturut-turut di lapangan tanah liat Barcelona dan kemenangan Minggu itu terjadi seminggu setelah dia juga memastikan gelar kedelapan Monte Carlo Masters.
   
Petenis nomor dua dunia itu juga tampil sebagai satu-satunya petenis putra yang memenangi event ATP lebih dari tujuh kali.
  
Pertandingan final, Minggu, itu merupakan pertemuan yang ke-10 antara kedua petenis Spanyol itu sejak era Terbuka dimulai pada 1968.

Minggu, 29 April 2012

Sharapova Balas Dendam dan Maju ke Final
 Petenis Rusia, Maria Sharapova.
STUTTGART - Maria Sharapova menjaga harapan untuk meraih gelar pertamanya pada musim ini setelah melewati hadangan Petra Kvitova. Di semifinal turnamen lapangan tanah liat di Stuttgart, Sabtu (28/4/12) waktu setempat, si cantik asal Rusia ini menang 6-4, 7-6 (7/3) atas petenis kidal Republik Ceko tersebut.

Ini menjadi ajang balas dendam Sharapova atas Kvitova, yang mengalahkannya di final Wimbledon 2011. Di partai puncak, Minggu (29/4/12), mantan petenis nomor satu dunia ini bertemu unggulan utama dari Belarusia, Victoria Azarenka.

Sharapova membutuhkan keberuntungan keempat dalam pertemuan nanti, sehingga bisa meraih trofi dan uang tunai 115.000 dollar AS plus sebuah mobil sport. Pasalnya, dia sudah dua kali kalah dari pemain nomor satu dunia tersebut dalam tiga partai final yang sudah mereka lakoni pada musim 2012.

"Dia sangat percaya diri tahun ini, dan merupakan salah satu pemain yang harus dikalahkan. Saya benar-benar sangat menantikan pertandingannya," ujar Sharapova mengenai Azarenka.

Jika bisa menaklukkan Azarenka, maka Sharapova akan meraih gelar ke-25 dalam kariernya. Dan, Sharapova yakin bisa mewujudkan impiannya setelah berhasil melewati rintangan berat di semifinal.

"Saya sudah sangat dekat dan saya senang bisa lewat," ujar Sharapova. "Dia pemain dengan pukulan yang sangat bertenaga, dan bola pukulannya sangat rendah. Anda harus tetap menunduk dan agresif,"

Azarenka melaju ke final setelah menang 6-1, 6-3 atas pemain Polandia Agnieszka Radwanska. Ini untuk kelima kalinya pada 2012 di mana Azarenka mengalahkan Radwanska, setelah menaklukkannya di turnamen lapangan keras Sydney, Australia Terbuka, Doha, dan Indian Wells.

Laga di Stuttgart ini merupakan pertemuan pertama di lapangan tanah liat, tetapi Azarenka hanya perlu waktu 24 menit untuk meraih kemenangan set pembuka. Pada set kedua, Azarenka tetap bermain agresif, sehingga secara keseluruhan menghabiskan waktu 77 menit.