Djokovic Susul Rafa
Petenis Serbia, Novak Djokovic.
MADRID - Petenis nomor satu dunia Novak
Djokovic menyusul petenis nomor dua dunia Rafa Nadal meninggalkan
turnamen Madrid Terbuka, setelah kalah di tangan rekan senegaranya dari
Serbia, Janko Tipsarevic, 7-6 6-3, pada laga perempat final turnamen
tanah liat di lapangan biru yang banyak dikritik itu.
Kedua
petenis utama itu beberapa kali mengeluhkan permukaan lapangan yang
licin di turnamen Masters itu dan akhirnya Djokovic gagal mempertahankan
gelar yang diraihnya saat mengalahkan Nadal pada 2011.
Nadal
dikalahkan rekan senegaranya dari Spanyol, Fernando Verdasco, pada
putaran ketiga, Kamis, dan ia serta Djokovic mengancam tidak akan
kembali tahun depan, kecuali karpet merah tradisional dipasang di
lapangan itu.
Tipsarevic, unggulan ketujuh, meraih tiga
"match points" dari servis Djokovic dan memimpin 5-2 pada set kedua dan
ia tidak ada membuat kesalahan pada servis berikutnya dan maju ke semi
final melawan unggulan ketiga Roger Federer atau unggulan kelima dari
Spanyol, David Ferrer.
"Saya ingin melupakan kekalahan
minggu ini secepat mungkin dan akan bermain lagi di lapangan tanah liat
yang lebih nyata," kata Djokovic, yang mengincar gelar pertama di
Prancis Terbuka bulan ini, dalam temu pers usai pertandingan.
"Kelihatannya
butuh waktu satu minggu bagi saya untuk membiasakan main di lapangan
itu dan harus mencari jalan untuk memenangi pertandingan pada level
permainan seperti itu," katanya. "Tidak perlu didebat, sederhana saja.
Bagi saya, tidak ada lapangan biru," katanya.
Tomas Berdych
membuat petenis favorit lokal, Verdasco, yang menang atas Nadal untuk
pertama kalinya dalam 14 pertemuan, kembali membumi ketika ia
menumbangkan unggulan ke-15 itu 6-1 6-2 Jumat pagi.
Unggulan
keenam dari Ceko itu, yang mengalahkan unggulan ke-12 dari Prancis Gael
Monfils 6-1 6-1 untuk maju ke delapan besar, mengakhiri dua kekalahan
pada pertemuan sebelumnya dan di semi final akan bertemu dengan Juan
Martin Del Potro.
Juara AS Terbuka 2009 itu, belum
terkalahkan dalam 10 pertandingan di lapangan tanah liat dan menang di
Estoril minggu lalu, dengan mudah mengukir angka kemenangan 6-3 6-4 atas
unggulan ke-16 dari Ukraina, Alexandr Dolgopolov.
"Saya
puas dengan permainan saya. Saya merasa memiliki rasa percaya diri
tinggi main di lapangan tanah liat," kata Del Potro, yang beristirahat
selama delapan bulan pada 2010 karena mengalami cedera pergelangan
tangan, dalam temu pers usai pertandingan.
"Saya tidak
merasakan nyeri pada tangan saya dan saya kira ini pertanda bagus untuk
main di turnamen berikutnya. Saya kira saya bertambah baik dari satu
turnamen ke turnamen lain," kata petenis berusia 23 tahun itu.